Look ! :)

everything I share

Aku Mau "SUKSES" !

"Ayo murid - murid mulai absen, siapa yang tidak mau sukses?" Tidak ada, ternyata semua mau sukses. Tetapi ketika ditanyai masing - masing murid mendefinisikan sukses dalam arti yang berbeda - beda. Ada yang berkata sukses itu ketika bisa membahagiakan ortu, ada juga yang bilang sukses itu dapet rangking dan selalu juara sebab dengan begitu kita sekaligus membahagiakan orang tua, ada yang bilang sukses itu tergantung dari sisi mana kita melihatnya, atau sukses itu ketika berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan, dan bermacam-macamlah.
Menurut pendapat saya sendiri sih kesuksesan seseorang itu dinilai dari berbagai sisi tergantung pada skill yang dimiliki oleh setiap orang. Sukses itu didapat karena UDS alias Usaha, Doa, dan Strategi. Mungkin ini istilah yang agak asing di telinga. Yaaa maklumlah istilah ini saya buat sendiri. Saya sebutkan strategi juga karena banyak orang yang nampaknya mulai melupakan strategi. Orang - orang lebih memilih kerja keras dibandingkan kerja cerdas. Buktinya masih sering kan terdengar kata - kata ini "waaa harus kerja keras nih lusa proyeknya harus sudah selesai". Jarang orang yang berpikir bahwa harusnya kerja cerdas itu lebih baik.
Setiap individu adalah sukses. Manusia diciptakan untuk menjadi makhluk yang sukses dan hal tersebut telah dibuktikan dalam Al-Qur'an ketika malaikat Jibril berpikiran jika manusia diciptakan pasti akan menimbulkan kerusakan. Tapi apa jawaban Allah? Allah lebih tau segalanya daripada Jibril. Yang Maha Pencipta saja percaya dengan kita, maka kita juga harus percaya bahwa kita bisa sukses. Sukses bisa dijalani dengan berbagai cara asal tidak dengan cara yang buruk. Perlu diingat juga, sukses itu tidak pernah datang kepada orang yang melakukan pekerjaan dengan cara instan atau jalan pintas atau bahasa jawanya adalah angger dadi.
Berbicara tentang sukses, saya sendiri merasa belum menjadi orang yang sukses. Tetapi sebagai pelajar apa salahnya kalau saya ingin berbagi pikiran dan memberikan beberapa tips agar minimal bisa memotivasi diri untuk terus manjajaki jalan menuju kesuksesan.
1. Pintar - pintar membagi waktu itu salah satu kunci kesuksesan. Saya belajar dari pengalaman, beberapa teman saya ada yang aktif mengikuti kegiatan ini kegiatan itu, berorganisasi, dan semacamnya. Padahal dulu saya pernah berpikiran bahwa kegiatan - kegiatan seperti itu gak penting, lebih baik belajar supaya dapet peringkat yang bagus. Sampai pada saatnya saya sadar, apapun yang saya lakukan tidak ada yang tidak berguna, semua pasti ada hasilnya. Berjam - jam berhari - hari yang dilalui seseorang itu sama kan? Sama - sama memiliki waktu 6 jam misalnya. Yang membedakan adalah apa saja yang mereka lakukan dalam waktu 6 jam tersebut. Memanajemen waktu sangatlah penting. Beristirahat pun juga perlu, tapi ada bagusnya jika kita telaah lagi kata - kata berikut "orang yang ingin impiannya menjadi kenyataan tidak akan membiarkan dirinya larut dalam mimpinya".
2. Belajar yang baik dan yang efektif itu yang seperti apa sih? Apakah belajar berjam - jam? Hmm belajar berjam - jam tapi gak dapet ilmu apa - apa, sama aja bohong dong. Lebih baik belajar sedikit waktu tapi banyak ilmu yang diserap. Yang harus ditekankan ketika kita sedang melakukan sesuatu, tidak hanya ketika belajar adalah fokus dan efisien. Ciptakan juga atmosfer nyamanmu ketika kamu sedang melakukan suatu kegiatan.
3. Tetap semangat itu harus. Ingat ketika kita masih kecil? Dulu kita ingin jadi ini, itu tanpa rasa ragu. Tapi kenapa ketika kita sudah besar kita malah pesimis? Allah selalu bersama kita kok :). Yakinlah akan apa yang kita minta. Kalau kitanya aja gak yakin sama apa yang kita minta, trus gimana Allah mau ngasinya?
4. Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman, hidup kita akan menjadi lebih baik bukan sebaliknya. Jangan putus asa karna kelak kita akan menuai sesuatu yang kita tanam.
5. Selalu berdoa kepada Allah karna setiap yang direncanakan oleh manusia, tetap Allahlah yang menentukannya. Selain itu kita juga harus selalu berkhusnudzon kepadaNya. Mungkin ada kalanya Allah menunda apa yang kita minta, dan bukannya tidak menjawab permintaan kita tetapi kadangkala jawabannya "TIDAK".